SUARAKRITIK.COM-Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus mengembangkan program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan Rutan. Kegiatan tersebut diwujudkan dengan mengembangkan berbagai jenis tanaman dan budidaya ikan yang melibatkan warga binaan, petugas Rutan Dumai, serta peserta magang, Selasa (18/8).

Program ketahanan pangan di Rutan Dumai memiliki keberagaman komoditas, mulai dari tanaman kangkung, kacang panjang, cabai rawit, hingga pakcoy. Selain tanaman hortikultura, Rutan Dumai juga mengembangkan budidaya ikan lele sebagai bagian dari upaya pemanfaatan lahan secara produktif.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah penanaman bibit kangkung. Kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan warga binaan, petugas, dan peserta magang. Selain menjadi bagian dari program ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran dan pemberdayaan bagi warga binaan dalam keterampilan bercocok tanam.
Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberikan manfaat langsung bagi warga binaan.
“Melalui kegiatan ketahanan pangan ini, warga binaan tidak hanya diajak untuk produktif, tetapi juga mendapatkan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Karutan.
Keterlibatan petugas dan peserta magang turut memperkuat pelaksanaan kegiatan di lapangan. Kolaborasi tersebut menciptakan suasana gotong royong sekaligus memberikan pengalaman praktis dalam pengelolaan tanaman dan budidaya ikan.
Rutan Dumai berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan secara bertahap dengan memanfaatkan potensi yang ada. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan bagi warga binaan.